Gala Lisan--Kepala Disdukcapil Makassar, Muh Hatim mengakui saat ini blangko sedang terbatas. Sehingga yang diberikan hanya untuk yang urgent atau sangat membutuhkan KTP.
Dia menekankan bahwa stok blangko KTP itu bukan merupakan kewenangan dari Disdukcapil kabupaten kota, tetapi ranah pusat. "Jadi kami selama ini hanya selalu menunggu distribusi dari Dukcapil pusat. Kalau stok ada kita cetak, kalau tidak kami batasi pencetakannya hanya untuk yang urgensi saja," jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa perekaman KTP-El tetap berjalan. Hanya saja, untuk pencetakan itu tidak diketahui waktunya karena tergantung ketersediaan blangko.
Namun, sekarang sudah diluncurkan inovasi, yaitu Digital Id. Merupakan solusi dari masalah keterbatasan blangko tersebut.
Digital Id ini merupakan KTP digital yang terdapat di smarphone. "Jadi selama ini, kami memberikan solusi kepada masyarakat apabila blangko terbatas, Digital Id ini untuk sementara bisa menjadi pengganti atau pun pengganti kedepannya. Jadi kita himbau kepada masyarakat untuk mendowload aplikasi Digital Id di Disdukcapil," harapnya.
Sehingga terkait untuk Pemilu, Hatim mengatakan akan koordinasi dengan KPU agar bagaimana KPU pada saat peilihan nanti pada saat hari-H pencoblosan mereka mengakui dan dapat menerima Digital Id sebagai penggati dari KTP. "Ini sementara kami diskusikan dengan KPU karena agak kewalahan juga jika menunggu distribusi 18 ribu KTP dari pusat itu," ujar Hatim. ***
Artikel Terkait
JK Minta Golkar Untuk Menjadi Partai Mandiri
Taufan Pawe Dorong Airlangga Jalankan Mandat Hasil Rakernas
Bawaslu Gowa Antisipasi Politisasi Identitas
Tantangan Berat Penyelenggara Ad Hoc
Alotnya Penentuan Cawapres
Optimis Tambah Kursi, Bacaleg Gerindra Dapil Sulsel I Sangat Mumpuni
Demokrat Sudah Usulkan PAW Istri Wabup Gowa